Dijual Rumah Dua Lantai Lokasi Str...
Rumah Dijual di All
Rp 875.000.000 Nego
  • LT: 320 m2
  • LB: 220 m2
  • KT: 4
  • KM: 3
DIJUAL TERBATAS 5 KAVLING UNIT RUM...
Rumah Dijual di All Harga Dibawah 500Jt Rumah Sokaraja
Rp 299.000.000
  • LT: 106 m2
  • LB: 36 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Dijual Rumah di Perum Firdaus Soka...
Rumah Dijual di All Harga Dibawah 500Jt Sokaraja
Rp 450.000.000 Nego
  • LT: 112 m2
  • KT: 3
  • KM: 1
Jual Tanah Kavling di Perumahan De...
Tanah Dijual di All Patikraja Tanah Tanah Kavling
Rp 75.000.000
  • LT: 102 m2
PERUMAHAN DE ALBA RESIDENCE SOKAWE...
Rumah Dijual di All Harga Dibawah 500Jt Patikraja Rumah Tanah Kavling
Rp 185.000.000
  • LT: 102 m2
  • LB: 40 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Investasi Bisnis, Dijual Tanah dan...
Property Lainnya Dijual di All Harga Diatas 500jt Rumah Sampang
Rp 6.000.000.000
  • LT: 1357 m2
  • LB: 1500 m2
  • KT: 5
  • KM: 2
Hosting Unlimited Indonesia
Beranda » Blog » Perijinan Properti

Perijinan Properti

Dipublish pada 21 August 2019 | Dilihat sebanyak 88 kali | Kategori: Blog

Perijinan Properti

Hosting Unlimited Indonesia
Perijinan Properti

Perijinan Properti

Salam Griyapurwokerto.com..

Dalam dunia properti tentunya sangatlah erat hubungannya dengan perijinan, hal ini agar bangunan atau properti yang ada tidak bermasalah di kemudian hari. Jadi kita jangan menganggap remeh hal yang satu ini. Apabila kita mengesampingkan perijinan pastinya dikemudian hari akan menemui masalah yang akan membuat repot kita sendiri tentunya.

  1. Izin Mendirikan Bangunan gedung yang selanjutnya disingkat IMB dalah perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada Pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah,memperluas, dan/atau mengurangi bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan teknis yang berlaku.
  2. IPB (Izin Penggunaan Bangunan) adalah izin yang diberikan kepada perorangan atau badan hukum setelah bangunan selesai dilaksanakan sesuai IMB dan telah memenuhi persyaratan fungsi perlengkapan bangunan.
  3. KMB (Kelayakan Menggunakan Bangunan) adalah izin yang diberikan kepada perorangan atau badan hukum setelah habis masa berlakunya IPB ( yaitu 5 tahun untuk bangunan Non Rumah Tinggal dan 10 tahun untuk bangunan Rumah Tinggal ) dan telah dilakukan pengkajian bangunan oleh konsultan pengkaji bangunan serta dinilai memenuhi persyaratan kelayakan untuk berfungsinya bangunan.
    Catatan : IPB dan KMB saat ini telah digantikan dengan Sertifikat Layak Fungsi (SLF). Hal ini sesuai amanat dalam UU No.28 Tahun 2002 dan Perda No.7 Tahun 2010, serta Pergub No. …. tahun 2011.
  4. Sertifikat Layak Fungs (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap Bangunan Gedung yang telah dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan berdasar hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapatdimanfaatkan.
  5. Membangun adalah setiap kegiatan mendirikan, membongkar, memperbaharui, merubah, mengganti seluruh atau sebagian, memperluas bangunan atau bangun-bangunan.
  6. Bangunan Gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya maupun kegiatan khusus.
  7. Fungsi bangunan gedung adalah bentuk kegiatan manusia dalam bangunan gedung, baik kegiatan hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial dan budaya, maupun kegiatan khusus.
  8. Klasifikasi bangunan gedung adalah klasifikasi dari fungsi bangunan gedung berdasarkan pemenuhan tingkat persyaratan administratif dan persyaratan teknisnya.
  9. Pemeliharaan adalah kegiatan menjaga keandalan bangunan gedung beserta prasarana dan sarananya agar bangunan gedung tetap laik fungsi.
  10. Perawatan adalah kegiatan memperbaiki dan/atau mengganti bagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan, dan/atau prasarana dan sarana agar bangunan gedung tetap laik fungsi.
  11. Pelestarian adalah kegiatan perawatan, pemugaran, serta pemeliharaan bangunan gedung dan lingkungannya untuk mengembalikan keandalan bangunan gedung dan lingkungannya tersebut sesuai dengan aslinya atau sesuai dengan keadaan menurut periode yang dikehendaki.
  12. Pembongkaran adalah kegiatan membongkar atau merobohkan seluruh atau sebagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan dan/atau prasarana dan sarananya.
  13. Izin Pelaku Teknis Bangunan yang selanjutnya disingkat IPTB adalah izin yang diberikan oleh Dinas kepada pelaku teknis bangunan gedung yang terdiri dari perencana, pengawas pelaksanaan, pemelihara, dan pengkaji teknis bangunan gedung.
  14. Peruntukan adalah ketetapan guna fungsi ruang dalam lahan/lingkungan tertentu yang ditetapkan dalam rencana kota. Peruntukan lokasi ini menentukan jenis-jenis bangunan yang dapat didirikan pada lokasi tersebut.
  15. Bangunan Tunggal adalah bangunan yang harus memiliki jarak bebas dengan batas perpetakan atau batas pekarangan pada sisi samping dan belakang.
  16. Bangunan Deret/ Rapat adalah bangunan yang diperbolehkan rapat dengan batas perpetakan atau batas pekarangan pada sisi samping.
  17. GSJ (Garis Sempadan Jalan) adalah garis rencana jalan yang ditetapkan dalam rencana kota.
  18. GSB (Garis Sempadan Bangunan) adalah garis batas yang tidak boleh dilampaui oleh bangunan kearah GSJ yang ditetapkan dalam rencana kota.
  19. Jarak Bebas Samping adalah ruang terbuka minimal pada sisi samping bangunan terhadap GSB dan batas perpetakan/ pekaranga, yang harus dipenuhi sesuai jenis peruntukan dalam rencana kota.
  20. Jarak Bebas Belakang adalah ruang terbuka minimal pada sisi belakang bangunan terhadap batas pekarangan dengan panjang ruang tertentu, yang harus dipenuhi sesuai jenis peruntukan dalam rencana kota.
  21. KDB (Koefisien Dasar Bangunan) adalah angka prosentase perbandingan jumlah luas lantai dasar bangunan terhadap luas perpetakan atau luas daerah perencanaan.
  22. KLB (Koefisien Lantai Bangunan) adalah angka perbandingan jumlah luas seluruh lantai bangunan terhadap luas perpetakan atau luas daerah perencanaan.
  23. Perpetakan atau Kapling adalah bidang tanah yang ditetapkan ukuran dan batas-batasnya sebagai satuan-satuan yang sesuai dengan rencana kota.
  24.  Daerah Perencanaan adalah bagian lahan/ pekarangan yang terletak dalam satuan perpetakan atau terletak didalam batas-batas perpetakan dan atau dibelakang GSJ.
  25. Ketinggian Bangunan adalah jumlah lapis bangunan yang dihitung dari dari permukaan tanah atau dari lantai dasar bangunan.
  26. Bangunan Rendah adalah bangunan dengan ketinggian bangunan sampai dengan 4 lapis.
  27. Bangunan Sedang adalah bangunan dengan ketinggian bangunan 5 sampai dengan 8 lapis.
  28. Bangunan Tinggi adalah bangunan dengan ketinggian bangunan diatas 8 lapis.
  29. Peruntukan Wisma adalah jenis peruntukan lokasi tanah/ lahan yang dapat didirikan bangunan untuk penggunaan rumah/ tempat tinggal. Jenis peruntukan Wisma dapat berupa jenis peruntukan :
    – WBS (Wisma Besar, atau
    – WSD (Wisma Sedang), atau
    – WKC (Wisma Kecil), atau
    – WTm (Wisma Taman), atau
    – WFL (Wisma Flat),
    – WSN (Wisma Susun), yang dapat didirikan Rumah Susun Murah, atau Apartemen, Condominium dengan ketinggian 4 lantai atau lebih sesuai batasan yang ditetapkan dan rencana kota.
  30. Peruntukan Karya Pekantoran (Kkt) adalah jenis peruntukan tanah/ lokasi yang dapat didirikan bangunan Kantor/ Perkantoran atau sejenisnya.
  31. Peruntukan Karya Perdagangan (Kpd) adalah jenis peruntukan tanah/ lokasi yang dapat didirikan bangunan Toko/ Pertokoan atau sejenisnya.
  32. Banyak jenis-jenis peruntukan lain, seperti WKT (Wisma Kantor), WDG (Wisma Dagang), KIN (Karya Industri), KPG (Karya Pergudangan), SPD (Suka Sarana Pendidikan), SSK (Suka Sarana Kesehatan), SRO (Suka Rekreasi dan Olah Raga),PHT (Penyempurna Hijau Taman), dsb.
  33. SIPPT (Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah) adalah Surat Izin dari Gubernur untuk penggunaan tanah bagi bangunan bila kepemilikan tanah yang luasnya 5.000 M2 atau lebih.

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semuanya.

Baca juga artikel tentang Syarat dan Prosedur Jual Beli Tanah dan Bangunan Yang Aman

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan informasi tentang Perijinan Properti kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Dijual Tanah Kampung Sumbang B...

Tanah Dijual di All Harga Dibawah 500Jt Sumbang Tanah
Rp 60.000.000 Nego
  • L.Tanah: 119 m2

Investasi Sawah Masa Depan, Di...

Tanah Dijual di All Harga Diatas 500jt Sumbang Tanah
Rp 800.000.000 Nego
  • L.Tanah: 2240 m2

Dijual Rumah Strategis di Soka...

Rumah Dijual di All Terjual
Rp 550.000.000 Nego
  • L.Tanah: 420 m2
  • L. Bangunan: 250 m2
  • K. Tidur: 5
  • K. Mandi: 2

Dijual Rumah Mewah di Perumaha...

Rumah Dijual di All Harga Diatas 500jt Purwokerto Timur Rumah
Rp 1.300.000.000
  • L.Tanah: 140 m2
  • L. Bangunan: 260 m2
  • K. Tidur: 5
  • K. Mandi: 3

Dijual Tanah di Baturaden Purw...

Tanah Dijual di All Baturaden Harga Diatas 500jt Tanah
Rp 4.020.000.000 Nego
  • L.Tanah: 1876 m2

Investasi Bisnis, Dijual Tanah...

Property Lainnya Dijual di All Harga Diatas 500jt Rumah Sampang
Rp 6.000.000.000
  • L.Tanah: 1357 m2
  • L. Bangunan: 1500 m2
  • K. Tidur: 5
  • K. Mandi: 2
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!